Pink Strawberry

Wednesday, September 19, 2012

KOMUNIKASI INTERPERSONAL

PENDAHULUAN

Kegiatan komunikasi interpersonal merupakan kegiatan sehari-hari yang paling banyak dilakukan oleh manusia sebagai mahluk sosial. Sejak bangun tidur di pagi hari sampai tidur lagi di larut malam, sebagian besar dari waktu kita digunakan untuk berkomunikasi dengan manusia yang lain. Dengan demikian kemampuan berkomunikasi merupakan suatu kemampuan yang paling dasar. Akan tetapi dalam kehidupan sehari-hari kita sering mengalami perbedaan pendapat, ketidaknyamanan situasi atau bahkan terjadi konflik yang terbuka yang disebabkan adanya kesalahfahaman dalam berkomunikasi. Menghadapi situasi seperti ini, manusia baru akan menyadari bahwa diperlukan pengetahuan mengenai bagaimana cara berkomunikasi yang baik dan efektif.yang harus dimiliki seorang manusia.

Efektifitas seorang komunikator dapat dievaluasi dari sudut sejauhmana tujuan-tujuan tersebut dicapai. Persyaratan untuk keberhasilan komunikasi adalah mendapat perhatian. Jika pesan disampaikan tetapi penerima mengabaikannya, maka usaha komunikasi tersebut akan gagal. Keberhasilan komunikasi juga tergantung pada pemahaman pesandan penerima. Jika penerima tidak mengerti pesan tersebut,maka tidaklah mungkin akan berhasil dalam memberikan informasi atau mempengaruhinya. Bahkan jika suatu pesan tidak dimengerti, penerima mungkin tidak meyakini bahwa informasinya benar, sekalipun komunikator benar-benar memberikan arti apa yang dikatakan.

Kemampuan berkomunikasi interpersonal yang baik dan efektif sangat diperlukan oleh manusia agar dia dapat menjalani semua aktivitasnya dengan lancar. Terutama ketika seseorang melakukan aktivitas dalam situasi yang formal, misal dalam lingkungan kerja. Lebih penting lagi ketika aktivitas kerja seseorang adalah berhadapan langsung dengan orang lain dimana sebagian besar kegiatannya merupakan kegiatan komunikasi interpersonal.

Agar komunikasi dapat berjalan lancar, maka dibutuhkan keahlian dalam berkomunikasi( communication skill). Dan tidaklah semua orang memiliki communication skill. Banyak orang yang berkomunikasi hanya mengandalkan gaya yang dipakai sehari-hari. Mereka menganggap cara komunikasi yang mereka pakai sudah benar. Padahal kalau dicermati masih banyak kesalahan dalam berkomunikasi.

PENGERTIAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Istilah  komunikasi  atau  dalam  bahasa  Inggris  communication  berasal  dari kata  Latin  communicatio,  dan  bersumber  dari  kata  communis  yang  berarti sama. Sama di sini maksudnya adalah sama makna. Komunikasi  menurut  Kamus  Besar  Bahasa  Indonesia  (2003)  merupakan pengiriman  dan  penerimaan  pesan  atau  berita  antara  dua  orang  atau  lebih sehingga  pesan  yang  dimaksud  dapat  dipahami.  Hovland  (Onong,  1999:  10 ) mengatakan  bahwa  komunikasi  adalah  proses  mengubah  perilaku  orang  lain (communication is the process to modify the behavior of other individuals).

Menurut  Gerald  R.  Miller  (1976:  15)  memahami  proses  komunikasi interpersonal  menuntut  pemahaman  hubungan  simbiotis  antara  komunikasi dengan  perkembangan  relasional;  Komunikasi  mempengaruhi  perkembangan relasional,  dan  pada  gilirannya  (secara  serentak),  perkembangan  relasional mempengaruhi  sifat  komunikasi  antara  pihak-pihak  yang  terlibat  dalam hubungan tersebut. Komunikasi interpersonal menurut Onong (1985: 160) adalah komunikasi antara  dua  orang  atau  lebih  yang  dapat  berlangsung  dengan  dua  cara  yaitu secara  tatap  muka  (face  to  face  communication)  dan  bermedia  (mediated communication).DeVito  (1976:  18)  mengungkapkan  bahwa  komunikasi interpersonal merupakan satu proses sosial di mana orang-orang  yang terlibat saling  mempengaruhi.  Sedangkan  menurut  Wahid  (2002:  154)  komunikasi interpersonal  merupakan  proses  komunikasi  yang  melibatkan  pribadi-pribadi (komunikator-komunikan)  secara  langsung  dan  utuh  antara  satu  dengan  yang lainnya dalam penyampaian dan penerimaan pesan.

Menurut  Arni  Muhammad  (2002:159)  komunikasi  interpersonal didefinisikan sebagai “Proses pertukaran informasi di antara seseorang dengan paling  kurang  seorang  lainnya  atau  biasanya  di  antara  dua  orang  yang  dapat langsung  diketahui  baliknya”.  Komunikasi  interpersonal  bertujuan  untuk membentuk  hubungan  dengan  orang  lain.  Komunikasi  interpersonal merupakan format komunikasi yang paling sering dilakukan oleh semua orang dalam hidupnya.

Sementara DeVito, (2002 : 166) mendefinisikan komunikasi interpersonal sebagai  Proses penyampaian berita yang dilakukan seseorang dan diterimanya berita  tersebut  oleh  orang  lain  atau  kelompok  kecil  dari  orang-orang,  dengan suatu  akibat    dan  umpan  balik  yang  segera.  Komunikasi  interpersonal  ini berorientasi  pada  perilaku,  sehingga  penekanannya  pada  proses  penyampaian informasi  dari  satu  orang  keorang  lain.  Dalam  hal  ini  komunikasi  dipandang sebagai  dasar  untuk  mempengaruhi  perubahan  perilaku,  dan  yang mempersatukan  proses  psikologi  seperti  misalnya  persepsi,  pemahaman,  dan motivasi di satu pihak dengan bahasa pada pihak lain (Thoha, 2002 : 165). 

Komunikasi  interpersonal  merupakan  suatu  proses  penyampaian  pesan dari  seseorang  kepada  orang  lain.  Ini  berarti  komunikasi  dikaitkan  dengan pertukaran  pesan  atau  informasi  yang  bermakna  di  antara  orang  yang berkomunikasi  dapat  terjalin.  Ini  berarti  informasi  atau  pesan  yang  diterima dapat dipahami oleh kedua belah pihak.Pengirim  informasi  atau  pesan  merupakan  unsur  yang  paling  penting dalam  komunikasi  interpersonal,  karena  dapat  memberikan  umpan  balik kepada  pengirim  informasi  atau  pesan.  Betapa  pentingnya  umpan  balik  tidak dapat  disangkal  lagi,  karena    keefektifan    komunikasi  interpersonal  sangat tergantung padanya.

TUJUAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL

Ada 6 tujuan pada komunikasi interpersonal yaitu sebagai berikut :

1. Menemukan Diri Sendiri
Salah satu tujuan komunikasi interpersonal adalah menemukan personal atau pribadi. Bila kita terlibat dalam pertemuan interpersonal dengan orang lain kita belajar banyak sekali tentang diri kita maupun orang lain.
 
Komunikasi interpersonal memberikan kesempatan kepada kita untuk berbicara tentang apa yang kita sukai, atau mengenai diri kita. Adalah sangat menarik dan mengasyikkan bila berdiskusi mengenai perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita sendiri. Dengan membicarakan diri kita dengan orang lain, kita memberikan sumber balikan yang luar biasa pada perasaan, pikiran, dan tingkah laku kita.

2. Menemukan Dunia Luar
Hanya komunikasi interpersonal menjadikan kita dapat memahami lebih banyak tentang diri kita dan orang lain yang berkomunikasi dengan kita. Banyak informasi yang kita ketahui datang dari komunikasi interpersonal, meskipun banyak jumlah informasi yang datang kepada kita dari media massa hal itu seringkali didiskusikan dan akhirnya dipelajari atau didalami melalui interaksi interpersonal.

3. Membentuk Dan Menjaga Hubungan Yang Penuh Arti
Salah satu keinginan orang yang paling besar adalah membentuk dan memelihara hubungan dengan orang lain. Banyak dari waktu kita pergunakan dalam komunikasi interpersonal diabadikan untuk membentuk dan menjaga hubungan sosial dengan orang lain.

4. Berubah Sikap Dan Tingkah Laku
Banyak waktu kita pergunakan untuk mengubah sikap dan tingkah laku orang lain dengan pertemuan interpersonal. Kita boleh menginginkan mereka memilih cara tertentu, misalnya mencoba diet yang baru, membeli barang tertentu, melihat film, menulis membaca buku, memasuki bidang tertentu dan percaya bahwa sesuatu itu benar atau salah. Kita banyak
menggunakan waktu waktu terlibat dalam posisi interpersonal.

5. Untuk Bermain Dan Kesenangan
Bermain mencakup semua aktivitas yang mempunyai tujuan utama adalah mencari kesenangan. Berbicara dengan teman mengenai aktivitas kita pada waktu akhir pecan, berdiskusi mengenai olahraga, menceritakan cerita dan cerita lucu pada umumnya hal itu adalah merupakan pembicaraan yang untuk menghabiskan waktu. Dengan melakukan komunikasi interpersonal semacam itu dapat memberikan keseimbangan yang penting dalam pikiran yang memerlukan rileks dari semua keseriusan di lingkungan kita.

6. Untuk Membantu.
Ahli-ahli kejiwaan, ahli psikologi klinis dan terapi menggunakkan komunikasi interpersonal dalam kegiatan profesional mereka untuk mengarahkan kliennya. Kita semua juga berfungsi membantu orang lain dalam interaksi interpersonal kita sehari-hari. Kita berkonsultasi dengan seorang teman yang putus cinta, berkonsultasi dengan mahasiswa tentang mata kuliah yang sebaiknya diambil dan lain sebagainya.


KEKUATAN DAN KELEMAHAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL 

Dalam kehidupan sehari-hari, kita mengenal atau sudah terbiasa menggunakan cara berkomunikasi secara tatap muka dan berkomunikasi lewat media. Tetapi, tampaknya komunikasi secara tatap muka ini sudah mulai digantikan dengan komunikasi bermedia. Komunikasi secara tatap muka adalah bentuk komunikasi yang dilakukan seseorang secara langsung  dan dapat melihat perubahan sikap komunikannya, atau secara singkat komunikasi tatap muka menunjukkan efek yang dapat dilihat langsung oleh komunikatornya. Sedangkan, komunikasi bermedia adalah komunikasi interpersonal yang dilakukan dengan atau melalui media sebagai sarananya. Komunikasi secara interpersonal bermedia ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan layanan internet seperti email, chat-room dan bahkan dengan telepon seluler, apalagi saat ini dikenal adanya telepon pintar (smartphone).


Ada beberapa perbedaan antara komunikasi tatap muka dengan komunikasi bermedia. Salah satunya yaitu jika seseorang berkomunikasi secara tatap muka, ia akan langsung menerimafeedback dari komunikannya saat proses interaksi berlangsung. Jika feedback yang diberikan positif maka pesan yang disampaikan dapat diterima baik, sebaliknya jika feedback-nya negatif maka pesan yang disampaikan tidak dapat dipahami oleh komunikan. Sedangkan, dalam berkomunikasi melalui media, seorang komunikator tidak dapat menerima feedback dengan segera karena proses pengiriman pesan keduanya berbeda. Dari segi kefektifannya, komunikasi tatap muka lebih efektif daripada komunikasi bermedia. Hal itu karena dalam berkomunikasi secara tatap muka isi atau kedalaman sebuah pesan dapat tersampaikan dengan jelas dan juga dipertegas dengan komunikasi non verbal dari komunikator yang dapat dilihat langsung. Komunikasi bermedia mungkin lebih efisien daripada komunikasi tatap muka, karena adanya faktor kecepatan dan keluasan informasi.

Dari kedua jenis komunikasi interpersonal tersebut masing-masing memiliki kelebihan/kekuatan dan kelemahan,diantaranya seperti berikut :

A.Kelebihan/kekuatan dari komunikasi interpersonal 

a.Kelebihan/kekuatan dari komunikasi interpersonal  tatap muka

1. Untuk kelebihan komunikasi interpersonal secara tatap muka yaitu komunikasi ini dapat dengan mudah   membujuk lawan bicaranya karena adanya pengaruh komunikasi lain dan pengaruh lingkungannya serta dapat langsung meliat reaksi dari lawan bicara .

2. Komunikasi sering dilakukan oleh semua orang dalam berhubungan dengan masyarakat luas

3. Dengan berkomunikasi secara tatap muka maka seseorang dapat mengetahui informasi dari orang lain dengan sedalam-dalamnya dan selengkap-lengkapnya.   

b.Kelebihan/kekuatan dari komunikasi interpersonal  bermedio

1. Seperti yang kita ketahui bahwa komunikasi melalui media ini dapat dilakukan melalui layanan internet dan telepon seluler. Dengan menggunakan fasilitas yang ada dikeduanya tersebut maka komunikasi bermedia memiliki jangkauan atau jumlah komunikasi yang lebih besar dan luas.

2. Komunikasi bermedia ini pun dapat dikatakan efektif dan efisien karena menghemat waktu dan bisa dilakukan dimana saja

B.Kelemahan dari komunikasi interpesonal 
  
a.Kelemahan dari komunikasi interpersonal  tatap muka

1. Ketidak efektifan waktu karena komunikator dan komunikan harus bertemu dalam proses komunikasi dan menghabiskan waktu bersama di sebuah tempat.

2. Selain itu, kelemahan komunikasi interpersonal juga mencakup jangkauannya yang sempit, maksudnya    ialah individu-individu yang terlibat terbatas antara dua orang saja atau antar kelompok kecil saja dan juga sering timbul kesalahan persepsi diantara orang yang berkomunikasi. Kesalahan persepsi ini timbul biasanya ketika komunikator menyampaikan pesan yang memiliki arti ganda atau bersifat ambigu.


b.Kelemahan dari komunikasi interpersonal  bermedio


1. Komunikan harus memiliki keahlian untuk menggunakan media yang akan digunakan berkomunikasi.

2. Komunikator tidak dapat menerima feedback dengan segera karena proses pengiriman pesan keduanya berbeda dan menbutuhkan proses.

3. Pada komunikasi melalui ponsel ataupun internet memiliki biaya yang harus ditanggung oleh komunikan atau pun komunikator

4. kelemahan lainnya dari jenis komunikasi ini adalah adanya kesulitan apabila digunakan untuk mempersuasi seseorang karena komunikasi yang dilakukan bersifat virtual.


PENUTUP

Komunikasi  interpersonal  merupakan  suatu  proses  penyampaian  pesan dari  seseorang  kepada  orang lain yang dapat di ketahui umpan baliknya.Selain itu komunikasi interpersonal juga merupakan komunikasi yang hampir selalu kita lakukan setiap waktu baik itu jenis komunikasi interpersonal  tatap muka ataupun komunikasi interpersonal bermedia.


Melihat perkembangan zaman sekarang ini, anak-anak muda khususnya lebih senang berkomunikasi virtual yakni dengan memanfaatkan berbagai fasilitas dalam internet seperti facebook, twitter, yahoo messenger, blog, dan lain-lain. Hal itu dikarenakan dengan berkomunikasi virtual, waktu atau rentang waktu yang digunakan untuk berkomunikasi menjadi lebih luas. Mereka bisa sampai tengah malam melakukan aktifitas berkomunikasi menggunakan layanan tersebut untuk chatting atau bahkan hanya sekedar melihat-lihat.

Sehingga dapat dikatakan dewasa ini komunikasi bermedia dalam konteks virtual ini lebih memiliki penggemar yang banyak daripada komunikasi secara tatap muka. Bahkan Mereka pun berani menyebutkan secara gamblang bahwa komunikasi secara tatap muka adalah bentuk komunikasi kedua setelah komunikasi bermedia, karena komunikasi bermedia lebih memiliki kebebasan waktu serta mendapatkan banyak manfaat dan pengetahuan.Memang hal tersebut tak dapat dipungkiri akan tetapi tidak jarang karena kebebasan tersebut banyak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti terjadinya penipuan ataupun penculikan oleh teman yang hanya dikenalnya lewat dunia virtual.

Jadi Sebenarnya ada satu hal yang harus diluruskan dalam konteks ini yaitu komunikasi secara tatap muka dan komunikasi melalui media sama saja dalam hal peranannya dan fungsinya yaitu untuk mengirimkan suatu pesan. Tetapi yang membedakan adalah dari segi kefektifan dan keefisienan cara berkomunikasinya.




DAFTAR PUSTAKA

1.Ana Farkhana Laila Luthfiana,2011,Makalah komunikasi interpersonal,[online],(http://anapradhita.blogspot.com/2011/05/makalah-komunikasi-interpersonal.html,diakses tanggal 19 september 2012)
2.____________,2010,konsep komunikasi interpersonal dan penyesuaian diri [online],(repository.upi.edu/operator/upload/s_ppb_054813_chapter2.pdf,diakses tanggal 19 september 2012)

3.,2011,tujuan komunikasi interpersonal ,[online],(http://www.bintan-s.web.id/2011/06/tujuan-komunikasi-interpersonal.html,diakses tanggal 19 september 2012)

4.,2010,Komunikasi Interpersonal Tatap Muka dengan Komunikasi Interpersonal Bermedia (Komunikasi Bermedio)
,[online],(http://nidnadia.wordpress.com/2010/12/06/komunikasi-interpersonal-tatap-muka-dengan-komunikasi-interpersonal-bermedia-komunikasi-bermedio/ ,diakses tanggal 19 september 2012)

5.____________,2010,Komunikasi Tatap Muka vs Komunikasi Bermedia,[online],(http://enjourm.wordpress.com/2011/04/27/komunikasi-tatap-muka-vs-komunikasi-bermedia/  ,diakses tanggal 19 september 2012)

1 komentar:

zultuahkifli said...

sangat bermanfaat artikelnya....tanks

Post a Comment